Kejutan Baru dari Penulis Legendaris “The Da Vinci Code”
Judul : ORIGIN
Genre : Thriller
Penulis : Dan Brown
Penerbit : Penerbit Bentang Pustaka
ISBN : 978-602-291-442-6
Tahun
Terbit : Cetakan sembilan, Oktober 2019
Halaman : 516 halaman; 23,5 cm
Penerjemah : Inggrid Dwijani Nimpeon, Reinitha Amalia
Lasmana, Dyah Agustine
Robert Langdom adalah seorang
Profesor dari salah satu universitas terkenal di dunia Hardvard University, Ia
menjadi salah satu tamu terhormat yang diundang ke sebuah acara penemuan
terbesar sepanjang sejarah yang dirumorkan akan mengubah wajah dunia selamanya,
Temuan yang juga diklaim akan menjawab dua pertanyaan fundamental eksistensi
manusia “Dari mana dan kemana manusia akan kembali?”. Temuan dari seorang
miliarder sekaligus ilmuan komputer ternama bernama Edmond Krisch, Edmond yang terkenal
sebagai seorang Futuristik sekaligus Atheis tulen ini akan menyiarkan
secara Live temuan nya keseluruh dunia melalui jaringan internet.
Penyiaran itu digelar di Museum Guggenheim Spanyol dalam pengamanan yang sangat
ketat hingga melibatkan agen Guardia, penjaga andalan kerajaan Spanyol.
Di sela- sela penyiaran penemuan
Krisch yang ditunggu oleh dunia terjadi kekecauan, Krisch terbunuh dalam baku
tembak sementara Profesor Robert Langdom yang juga adalah guru Krisch saat di
Hardvard University tertuduh dalam pembunuhan Krisch dan penculikan tunangan
Raja Spanyol, Ambra Vidal. Berhasilkah Langdom menyelesaikan teka-teki temuan
Krisch dan membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah?
Kelebihan
Novel karya Dan Brown selalu
mengejutkan para pembaca dengan banyak fakta baru dan membawa kita menyusuri
lorong gelap sejarah fundamental dunia. Dan Brown yang sejak kecil sangat
familier dengan kode dan lambang selalu menyuguhkan teka-teki baru untuk
dipecahkan dalam fantasi para pembaca. Tempat tempat di novel ini bukan fiksi,
berlatar belakang Spanyol yang terkenal akan seninya, semua tempat yang tertera
dalam buku ini nyata dan memiliki sejarah yang sangat dihormati oleh masyarakat
asli Spanyol, seperti La Sagrada Familia gereja tertinggi di Spanyol tempat
Robert bertarung dan hampir terbunuh oleh laksama perang Luis Avila, dan
musemun Guggeinheim di Bilbao tempat Krisch mempresentasikan penemuannya. Dan
Brown tidak pernah main-main dalam menulis karyanya, detail demi detail tempat
dan cerita sangat menawan tak lupa beberapa gambar dan simbol dalam novel ini
udah mendapatkan izin dari Shutterstock dan Fothographer. Meski novel ini
sangat tebal namun cerita dibuat sangat
real mengenai konspirasi panas politik dunia
berisi fakta-fakta berbobot, sehingga terkesan tidak banyak drama yang
memuakkan para pembaca. Cerita mengenai konflik antar agama dan ilmu
pengetahuan yang akhirnya menemui titik terang yang sungguh logis di ujung
cerita “Menciptakan Kehidupan membutuhkan Tuhan” (Halaman 436). Cerita
disuguhkan beserta bukti dan fakta real yang tidak dibuat-buat oleh penulis.
Seakan penulis sebelum menulis novel ini banyak belajar banyak hal mengenai
novelnya.
Kekurangan
Buku ini menjelaskan tentang
kehidupan seorang Atheis yang sangat membenci hal metafisik, menafikan Tuhan
dalam penciptaan dan Sains. Menjelaskan konflik agama dan Sains yang katanya
tidak bisa disatukan. Selain itu buku ini tidak disertai footnote ataupun
glosarium untuk kalimat asing sama sekali sehingga membuat pembaca sukar
memahami isi dari buku tanpa browsing di Internet. Dan Brown juga terlalu
sering memetik karya seni atau puisi dari seniman terkenal Spanyol sehingga
membuat para pembaca berfikir dua kali untuk memahami isi karya tersebut.
