Review Buku : Minhaj ( Berislam, dari ritual hingga Intelektual) By Ustadz Hamid Fahmy Zarkasyi

 Minhaj

Judul Buku      : Minhaj ( Berislam, dari ritual hingga Intelektual)

Penulis             : Prof.  Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, Dip., A. Ed., M. Phil.

Penerbit           : INSIST (Institute For The Study Of Islamic Thought and Civilization)

Halaman          : 316 Halaman

Tempat            : Jakarta

Tahun Terbit    : Cetakan Pertama  1441/2020


Minhaj


 

Dr Hamid kembali lagi dengan buku yang mengangkat tema tentang pemikiran Islam namun kali ini kita diajak menyelam lebih dasar lagi sebelum akhirnya berislam secara intelektual (Worldview). Di katakan di tahun 2060 Islam akan menjadi agama mayoritas di dunia mengalahkan Kristen dan Protestan. Sebuah berita baik untuk kita semua bukan? Namun di sisi lain perkembangan Islam tentu akan menambah kompleksnya problema yang ada di antara masyarakat Islam.  Bisa dibilang buku ini lahir dari keprihatinan Dr Hamid pada kriminalitas, Korupsi, Pembunuhan hingga berbagai macam penyimpangan sosial yang kebanyakan terjadi di mayoritas Islam. Islam yang sejak kemunculannya pada abad ke 7 M digadang akan membawa keharmonisan dunia, kebersihan, politik yang jujur hingga perdamaian rupanya belum menunjukan wajah aslinya. Syed Muhammad Abduh pernah berkata “Al Islamu Mahjubun Bi-l Muslimin” Islam terhijabi oleh prilaku umat muslim. Islam sejak diturunkan merupakan agama yang komprehensif dan sistematis, Islam agama sempurna. Hanya pemeluknya saja yang belum berislam dengan sempurna.

Jumlah umat Muslim memang banyak tapi mayoritas hanya setingkat berislam dengan menjalankan ritual ibadah saja itupun belum semuanya, ada yang hanya Shalat namun tidak puasa dan sebaliknya. Hingga akhirnya kesan yang muncul di masyarakat adalah Islam hanya sekedar identitas bersimbol ritual saja jelas Dr Hamid. Ayah 3 orang putri yang di dalam kepalanya menyatu antara Timur dan Barat sebagai perbaduan anatara Punjabi dan Brimingham ini mengatakan bahwa kemunduran umat Muslim di dunia disebabkan banyak orang Muslim yang berislam hanya di tingkat syariat, belum juga sampai di tingatan mental emosional (Aqidah), apalagi berupa bukti dalam perbuatan sosial (Ihsan) sehingga berdampak pada tingkatan Intelektual (Worldview). Dan jelas ini akan sangat berbengaruh dalam berbagai aspek sosial hingga politik di kehidupan umat Muslim.

Buku ini terbagi menjadi 5 bagian, setiap bagian mempunyai cabang pembahasan masing-masing. Bab pertama menjelaskan makna Islam, sangat cocok untuk dibaca berbagai kalangan dari orang Ulama, Orang awam, hingga non Muslim sekalipun. Untuk ulama dan orang awam akan diajak  megulang pemahaman kita terhadap Islam dan untuk non-Muslim akan memperbaiki pandanganya tentang Islam. Bab kedua kedua menjelaskan tentang rukun Iman dari syahadat hingga menjalankan ibadah haji.

Bab ke-tiga penulis mulai menjelaskan Iman dalam berislam meliputi makna iman hingga cabang iman dalam Islam. Bab ke-empat menjelaskan tingkatan yang harus dicapai seorang muslim dalam beragama Islam yaitu Ihsan atau berupa tindakan sosial yang menunjukan identitas seorang Mukmin sejati. Dan bab 5 adalah penyempurna buku ini berupa berislam secara intelektual. Yaitu bersikap Islam berbasis pandangan hidup  (Worldview). Buku ini juga dilengkapi dengan lampiran pertanyaan beserta jawaban mengenai problema masalah Islam dewasa ini.

Kelebihan Buku

Seperti biasa Dr Hamid selalu berhasil membawakan tema yang dikenal berat dengan bahasa yang ringan. Pembaca seakan diajak berdialog tentang problema peritiwa dalam keseharian sehingga mudah menalar tema yang ada. Penulisan bab demi bab dalam buku ini juga sangat sistematis, sangat mempermudah pembaca mengaitkan peristiwa demi peristiwa dan pelajaran demi pelajaran yang ada dalam buku ini. Buku ini tidak ditulis dengan bahasa yang ilmiah namun lebih ke metode cerita sehingga terkesan bukan buku yang ditulis untuk memamerkan kehebatan intelektual seseorang, namun ini catatatan seseorang yang sedang memamerkan kehebatan Allah yang meliputi Barat dan Timur. Dilengkapi dengan index manual sehingga mudah untuk mencari kembali kalimat atau tokoh yang sedang dibahas.

Kekurangan Buku

Buku ini tidak dilengakpi dengan pedoman Traslation Huruh hijaiyah sehingga walau sudah ada tulisan latin dan jarang menggunakan bahasa Arab. Orang yang begitu awam dan non-muslim yang baru belajar Islam akan sulit membayangkan bunyi huruf Arab yang telah dilihatnya. Dan sayangnya buku briliant ini tidak banyak dilengkapi oleh catatan kaki ataupun glosarium yang sekali lagi membuat pemula harus stanby di depan Internet untuk mengenal tokoh atau beberapa kalimat sulit.

Kesimpulan buku

Buku ini membahas tentang bagaimana menjadi Muslim sejati dari tingkatan beriman, berihsan berintelektual (Worldview). dengan kalimat yang lugas dan gamblang. Penulis berhasil menyampaikan risalah Islam dengan sangat sederhana namun mengena pada kita semua.